Pilih Deposito atau Tabungan Berjangka ?

DEPOSITO ATAU TABUNGAN BERJANGKA

Sebelumnya, kita telah membahas beberapa produk investasi yang hits belakangan ini. Tapi, masih ada loh produk investasi yang nggak kalah oke, yaitu deposito dan tabungan berjangka. Deposito dan tabungan berjangka sama-sama merupakan salah satu produk perbankan berupa simpanan yang memiliki jangka waktu pencairan tertentu. Terus, bedanya apa?

SAMA-SAMA SIMPANAN, MANA YANG UNGGUL ?

Baik deposito maupun tabungan berjangka memiliki keunggulan. Tabungan berjangka diperuntukan untuk periode yang lebih panjang, mulai dari 7 hari hingga 20 tahun. Sedangkan deposito untuk periode 1 bulan hingga 3 tahun. Saat kamu memilih tabungan berjangka atau deposito, kamu akan menentukan periode jatuh tempo simpanan dana kamu. Bila sudah jatuh tempo nanti, maka kamu akan mendapat nilai pokok ditambah nilai pengembangan pokok yang kamu setor.

Yang menarik dari deposito adalah fasilitas roll over, alias perpanjangan jatuh tempo secara otomatis. Pun tidak mau kalah, tabungan berjangka mengunggulkan fasilitas auto debet per bulan dari rekening pemilik. Fasilitas auto debet ini telah disepakati oleh pemilik rekening untuk menyetorkan dana secara otomatis setiap bulannya dari rekening untuk disimpan di tabungan berjangka miliknya pada periode tertentu. Berbeda dengan deposito yang hanya menyetorkan sekali di awal periode untuk disimpan selama periode tertentu.

Mau tau lagi keunggulan lainnya? Seringkali yang ditanyakan dari suatu produk investasi adalah nilai return yang dihasilkan. Deposito berada di nilai return (sebelum pajak) 4,25 – 7%, sedangkan tabungan berjangka 4 – 5%. Nominal return yang lebih tinggi daripada tabungan berjangka sebanding dengan nominal setoran awal untuk berinvestasi di kedua produk ini. Deposito dimulai dengan 8 juta rupiah, sedangkan tabungan berjangka dapat dimulai dari 100 ribu rupiah saja. Selain itu, deposito juga dapat dijadikan agunan atau jaminan kredit bila hendak mengajukan kredit ke bank, sedangkan tabungan berjangka tidak.

COCOK UNTUK TUJUAN KEUANGAN YANG PASTI

Dari karakteristiknya, baik deposito dan tabungan berjangka adalah produk perbankan yang cocok untuk tujuan keuangan jangka pendek. Contoh tujuan keuangan jangka pendek adalah liburan, pendidikan anak bagi keluarga baru, maupun ibadah haji. Selain itu, bila sudah mendekati usia pensiun, dana pensiun sebaiknya dimasukkan ke dalam deposito atau tabungan berjangka dengan jatuh tempo 1 tahun. Dengan jatuh tempo 1 tahun, maka hasil pengembangan selama 1 tahun itu dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan bulanan nantinya. Oleh karena itu, perlu diperhitungkan dana untuk pensiun nantinya dan dipersiapkan dari sekarang pada produk investasi yang tepat.

*

Apakah kamu sudah paham dari ulasan diatas? Atau masih perlu tau lebih banyak apakah investasi di deposito dan tabungan berjangka cocok untuk kamu? Kamu juga bisa loh cari tau lebih banyak tentang produk investasi bareng dokter keuanganmu di aplikasi FUNDtastic. Yuk, cobain!

About Greaty Kristanto

Seorang perencana, penulis, dan penikmat hidup yang gemar akan travelling, kuliner, dan uang. Dari 3 hal tersebut, seringkali terasa dinamika untuk menyampaikan hal-hal yang menyenangkan. Hal-hal tentang bagaimana membuat kombinasi antara perencanaan dan nikmatnya hidup, dalam tulisan yang dapat memberikan pengalaman bagi teman-teman pembaca.

View all posts by Greaty Kristanto →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *