Ini Dia Kondisi Keuangan yang Boleh Ikut Promo Travel Fair

IKUT TRAVEL FAIR

Sudah cek kondisi keuanganmu sebelum ikutan promo travel fair di artikel sebelumnya? Apakah kondisi keuanganmu sudah lulus dari kondisi tersebut? Kalau sudah lulus, mari kita cek apakah kondisi keuanganmu benar-benar sudah memperbolehkan kamu ikutan promo travel fair yang sedang berlangsung kali ini.

TIDAK ADA BEBAN HUTANG

Ikutan travel fair tujuannya biar dapat harga murah, kan? Promo atau cashback merupakan hal yang menarik, tapi berhati-hatilah. Bila kamu tergoda dengan mudahnya tanpa melakukan cek kondisi keuanganmu, kamu akan mengalami kesulitan nantinya. Bisa jadi, setelah mengambil promo, kamu malah harus menyesuaikan anggaran menjadi lebih “menyiksa” dan tidak nyaman sama sekali.

Promo merupakan salah satu bentuk perencanaan keuangan. Dengan adanya promo, seharusnya anggaran traveling dengan harga normal dapat menjadi lebih “ramping”. Dengan anggaran yang lebih ramping, otomatis kamu dapat menyimpan lebih untuk hal lain, misalnya untuk uang saku traveling-mu atau hal lain seperti investasi untuk tujuan keuanganmu. 

Tujuan dari traveling adalah refreshing, menikmati hidup, menghabiskan waktu dengan yang tersayang, bukan? Alih-alih menambah hutang, lebih baik kamu mencicil lebih dulu sebelum traveling. Hal ini disarankan agar setelah traveling, kamu tidak pusing untuk membayar tagihan traveling tersebut.

KEBUTUHAN FINANSIAL BEBAS GANGGUAN

Bebas gangguan yang dimaksud adalah setiap anggaran bulanan, termasuk investasi dan tabungan untuk tujuan keuanganmu yang telah menjadi rutinitas bulanan tidak terganggu apabila kamu mengambil promo travel fair ini. Sebagai contoh, anggaran kebutuhan tiap bulan 4 juta, anggaran dana darurat 1 juta, dan anggaran untuk DP rumah 2 juta per bulan. Ternyata, dengan mengambil promo travel fair, kamu harus menyesuaikan anggaran menjadi anggaran kebutuhan 2,5 juta, anggaran dana darurat 500 ribu, dan anggaran untuk DP rumah menjadi 1 juta per bulan. Itu berarti, kamu mengorbankan hidupmu di bulan selanjutnya demi anggaran traveling senilai 3 juta. 

Bukankah itu menjadi tersiksa? Selain menjadi tersiksa dan tidak nyaman, tujuan keuanganmu akan terwujud lebih lama lagi. Oleh karena itu, sebaiknya biaya yang dibutuhkan untuk traveling (baik dicicil maupun lunas di muka), tidak memberatkan anggaran bulananmu. Apalagi kalau kamu harus mengorbankan tujuan keuanganmu yang utama. Sebaiknya gimana? Mari lanjut ke kondisi keuangan ketiga.

TRAVELING MERUPAKAN TUJUAN FINANSIAL

Seperti yang telah dibahas pada kondisi pertama, tujuan dari traveling adalah refreshing maupun memberikan pengalaman yang menyenangkan. Lalu, kalau sebelum traveling saja sudah pusing mikir biayanya, berarti ada yang salah dalam keuanganmu. Bisa jadi penyebabnya karena 2 hal, yakni kamu tidak punya uang atau kamu punya fokus keuangan yang lain. 

Tidak hanya sebelum traveling, mencicil setelah traveling juga dapat menambah beban dan malah menghilangkan esensi “refresh” dari traveling itu sendiri. Apalagi bila setelah traveling kamu memiliki pengeluaran tidak terduga ditambah tetap harus membayar cicilan traveling-mu, sedangkan kamu tidak punya tabungan sama sekali. Terus bagaimana? 

Agar kamu tidak keberatan mengenai biaya untuk traveling, maka satu-satunya cara adalah menjadikan traveling sebagai tujuan finansialmu. Dengan mengetahui perkiraan nominal destinasi dan kapan mau diwujudkan, maka kamu dapat merencanakan dari sekarang. Misalkan kamu berencana keliling Eropa senilai 80 juta 8 tahun lagi. Tentu saja menyisihkan dana sebesar itu sangat sulit, apalagi bila kita tidak punya tabungan. 

Kebanyakan dari kita akan tertarik untuk melakukan cicilan atau kredit setelah bepergian. Cek lagi, apakah hal itu akan terkesan memaksa? Bila kamu sudah merencanakan traveling keliling Eropa dan dimasukan ke dalam reksa dana pendapatan tetap dengan return tahunan 8%, maka per bulan kamu hanya menyisihkan 600 ribu dari sekarang. Tentu saja hal tersebut lebih mudah dibandingkan harus memiliki 80 juta dalam waktu singkat. Selain itu, bila direncanakan dari sekarang, maka kamu tidak akan pusing nantinya setelah traveling keliling Eropa.

*

Sudah siap berburu promo travel fair sekarang, FUNDpeople? Jangan sampai traveling-mu hanya menjadi angin lalu saja. Jadikan momen traveling-mu berkesan dengan merencanakan keuanganmu sebaik-baiknya. Sesungguhnya, tidak ada sesuatu yang mahal. Hanya bagaimana kamu punya uang, pilihan “butuh – ingin – gengsi”, dan bagaimana kamu merencanakan tujuan keuanganmu.

About Greaty Kristanto

Seorang perencana, penulis, dan penikmat hidup yang gemar akan travelling, kuliner, dan uang. Dari 3 hal tersebut, seringkali terasa dinamika untuk menyampaikan hal-hal yang menyenangkan. Hal-hal tentang bagaimana membuat kombinasi antara perencanaan dan nikmatnya hidup, dalam tulisan yang dapat memberikan pengalaman bagi teman-teman pembaca.

View all posts by Greaty Kristanto →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *