Cari Tau Kenapa : Seseorang Bisa Gagal dalam Berinvestasi

CARI TAU KENAPA SERIES 06

FUNDpeople, layaknya makanan yang nggak semuanya enak, begitupula investasi. Seringkali kita baca dan kita dengar tentang kegagalan berinvestasi, entah investasi saham, reksa dana, forex, dan sebagainya. Menurut kamu, apa yang menjadi penyebab seseorang bisa gagal dalam berinvestasi ? 

KENAL JUGA NGGAK, KOK BERANI ?

Sok kenal sok dekat. Ya, bagaimana bisa kamu berharap pada suatu investasi yang memberikan kamu potensi keuntungan yang besar, kalau kamu aja nggak kenal. Sama aja kayak kamu membeli suatu produk makanan, belum pernah coba dan cuma beranggapan, “kayaknya enak, kayaknya sedap”. Pada akhirnya, mungkin kamu akan mendapatkan produk yang enak, tetapi apa mungkin selalu enak ? 

Mungkin aja kebetulan kamu dapat produk yang “cacat” sehingga kamu merugi. Itulah kenapa, namanya investasi harus paham betul bagaimana risiko dan “permainan” didalamnya. Bukan berarti selalu untung, tetapi pahamilah investasi tersebut sebelum kamu memulainya. 

TUJUANNYA MAU KEMANA ?

Pernahkah suatu kali kamu sedang jalan-jalan di mal lalu bingung harus kemana dan akhirnya memutuskan untuk jalan-jalan aja ? Bila pernah, berarti kamu sedang menghabiskan waktu begitu aja untuk melihat-lihat apa yang ditawarkan mal tersebut. Menghabiskan waktu untuk refreshing di mal, sih, enak. Kalau menghabiskan waktu karena nggak punya tujuan investasi ? 

Sering kita temui, atau bahkan kita sendiri, sudah mulai melek dan mulai berinvestasi, tetapi tidak tau tujuannya buat apa. Alasan yang sering ditemui adalah “ya buat alokasi uang aja biar dapet return lebih besar” atau “ya buat investasi aja”. Salah besar, FUNDpeople ! Kalau kamu terus menerus berinvestasi tanpa tujuan dan arah yang jelas seperti itu, kamu tidak akan tau apakah kedepannya uang yang kamu investasikan akan cukup untuk memenuhi kebutuhanmu dimasa depan. 

SALAH PILIH PRODUK INVESTASI

Investasi adalah kendaraan menuju tujuan keuanganmu. Tanpa kendaraan yang tepat, maka kamu akan kesulitan mencapai tujuan keuanganmu. Seperti contoh, 10 tahun lagi, kamu ingin punya rumah sendiri. Kamu mengalokasikan uang sebesar 1 juta per bulan di reksa dana pasar uang dengan return 6% per tahun. Ternyata, setelah 10 tahun, rumah yang kamu impikan perlu DP 200 juta. Nyatanya, uang hasil investasimu hanya menghasilkan sekitar 160an-juta sehingga kamu tidak bisa DP sekarang juga, atau bahkan harus meminjam uang. Padahal, jika menggunakan instrumen yang tepat, contohnya reksadana saham dengan return 15 % per tahun, uang 1 juta per bulanmu telah menjadi 275 jutaan. Sayang sekali bukan?

MENTAL UDAH GEDE, BAGAIMANA DENGAN ILMUNYA ?

Adapun kita temukan berita dari orang terkenal atau kabar dari kerabat kita, bahwa hasil investasi yang telah mereka lakukan selama ini sudah merugi, bangkrut, hingga utang sana sini. Tentunya motivasi yang besar untuk segera cuan tanpa diikuti dengan mental belajar yang besar adalah hal yang perlu dipertanyakan. 

Sering didapati, seseorang gagal dalam berinvestasi dikarenakan lebih besar serakahnya dibanding pengetahuannya. Ada banyak kasus seseorang bangkrut karena serakah dalam modal investasinya, mulai dari menggunakan dana yang bukan dana menganggur, mengutang ke perusahaan sekuritas, hingga menggadaikan sertifikat rumah ke bank. Mereka beranggapan, semakin besar modalnya, semakin besar hasilnya pula. Kalau memang menghasilkan profit berkelanjutan, mungkin akan baik adanya. Bila tidak? Sayangnya, tanpa pengetahuan dan kemampuan yang baik, jangan pernah bermimpi untuk menghasilkan cuan yang besar.

*

Dalam berbagi, kita seringkali harus belajar rendah hati dan menumbuhkan mental belajar. Mungkin saja apa yang diceritakan disini belum tentu terjadi di hidupmu. Tentu saja, asalkan kamu tau menghindarinya dengan mengelola yang baik, maka risiko-risiko dapat dihindari. Yuk, terus belajar dan jangan lupa bahagia, FUNDpeople. Happy weekend !

About Greaty Kristanto

Seorang perencana, penulis, dan penikmat hidup yang gemar akan travelling, kuliner, dan uang. Dari 3 hal tersebut, seringkali terasa dinamika untuk menyampaikan hal-hal yang menyenangkan. Hal-hal tentang bagaimana membuat kombinasi antara perencanaan dan nikmatnya hidup, dalam tulisan yang dapat memberikan pengalaman bagi teman-teman pembaca.

View all posts by Greaty Kristanto →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *