Cara Mengurus Rekening Bagi Korban Bencana Palu

Langkah-langkah Mengurus Rekening Bagi Korban Bencana Palu

Bencana tidak dapat diduga oleh banyak orang seperti gempa yang terjadi di Donggala, Palu. Bencana merenggut semuanya dari materi, gedung, hingga korban jiwa. Bagi mereka yang selamat, tentunya akan mencatat kembali semua yang mereka miliki. Dari rumah, perabotan hingga uang yang mereka miliki.

Tak jarang pula, harta yang masih bertahan adalah tabungan dari keluarga yang meninggal ketika bencana. Di kondisi pasca bencana seperti yang terjadi di Palu akan sulit mengurus tabungan tersebut. Tapi selalu ada cara untuk kamu yang menjadi korban bencana alam di Palu.

Ini adalah cara mudah mengurus rekening bagi kamu yang menjadi korban bencana alam:

  1. Coba temukan dokumen asli yang terdiri dari
    • Buku tabungan sah yang dimiliki almarhum
    • Dokumen almarhum: Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), atau paspor. Selain itu kamu juga harus menyediakan Kartu Keluarga (KK) dan akta nikah
    • Bukti ahli waris berupa surat keterangan yang dibuat almarhum/ah dan disahkan oleh notaris/pejabat lain. Jika surat ini tidak ada, kamu bisa mengumpulkan semua ahli waris dan membuat surat keterangan yang dibenarkan oleh Kelurahan/Kecamatan
    • Bukti kematian almarhum/ah yang disahkan dari rumah sakit, kelurahan, kecamatan, atau kantor catatan sipil setempat
    • Dokumen ahli waris berupa KTP, SIM, Paspor, KK, dan Akta Nikah.
  2. Datanglah ke kantor cabang bank terdekat. Dalam beberapa kasus, bank hanya menerima penanganan ini hanya di kantor cabang asal rekening dibuat.
  3. Di bagian Customer Service, ajukan semua dokumen tersebut. Kamu juga akan diminta untuk mengisi data diri untuk kepentingan bank.
  4. Kamu harus menunggu karena pihak bank pasti akan memproses semua berkas kamu secepatnya. Mereka akan memverifikasi semua berkas untuk menghindari tindakan kriminal. Jadi sabar, ya.
  5. Bank akan mencairkan dana jika pengajuanmu tersebut tidak bermasalah. Cepat atau lambatnya pencairan dana tergantung dari kelengkapan dokumen dan jumlah dana yang dicairkan.

Kelima langkah di atas umumnya bisa dilakukan di semua bank tetapi semua kembali ke kebijakan yang diberlakukan Kantor Cabang Bank masing-masing. Tentunya langkah tersebut dapat berubah-ubah sesuai kondisi apalagi untuk para korban bencana alam.

Hal terpenting yang perlu kamu lakukan ke depannya adalah merencanakan pembuat surat keterangan waris untuk ahli warismu. Surat ini yang akan memudahkan ahli warismu mengurus tabungan jika kamu meninggal nanti dan mengurangi resiko penolakan dari bank. Kamu bisa menaruhnya di tempat yang aman dan terlindungi jika terjadi bencana alam.

Jika kamu masih kebingungan mengenai langkah-langkah tersebut. Jangan ragu untuk instal aplikasi FUNDtastic. Kamu bisa bertanya dengan Dokter Keuangan yang siap berbagi berbagai hal denganmu. Bersama kita lewati sulitnya keadaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *