Bisa Kaya Karena Investasi Properti : Gimana Faktanya ?

INVESTASI RUMAH

Pernahkah kamu tau istilah “ apa yang kamu tabur, itulah yang kamu tuai “ ? Istilah tersebut sangat erat kaitannya dengan investasi. Semakin kamu tekun berinvestasi, maka kamu akan memetik hasilnya di kemudian hari. Salah satu bentuk investasi yang mungkin dapat kamu lirik adalah investasi properti. Investasi properti kian marak karena seringkali dijadikan passive income. Gimana bisa ?

PAHAMI DULU BETUL-BETUL TENTANG INVESTASI PROPERTI

Kamu punya rumah atau apartemen yang kamu tinggali sehari-hari, lalu kamu bilang itu investasi ? Memang sih, nilainya akan naik setiap tahun. Tapi ingat, yang naik adalah nilai tanahnya, bukan nilai bangunannya. Sedangkan, yang dimaksud investasi adalah penanaman modal, dimana modal tersebut tidak dikonsumsi dan harapannya berkembang di kemudian hari. Lalu, dengan kamu tinggal disitu, apa yakin nilai yang kamu keluarkan selama ini untuk biaya rumah kamu akan lebih kecil dibanding peningkatan nilai tanahmu? Iya, kalo cepat laku bila dijual. Bila tidak ?

BAGAIMANA BISA KAYA KARENA INVESTASI PROPERTI ?

Investasi real asset, alias berwujud, seperti properti dapat menjadikan kamu kaya karena fakta-fakta yang ada. Yang pertama, tanah kian hari langka. Kelangkaan tanah diakibatkan tidak mungkin adanya perluasan tanah untuk properti, kalau tidak ada suatu wilayah yang dikosongkan. Dengan kelangkaan tanah yang diikuti dengan meningkatnya jumlah penduduk, menyebabkan nilai tanah yang sudah ada menjadi naik. Hal inilah yang menyebabkan investasi tanah menjadi menarik.

Yang kedua, lokasi yang strategis. Lokasi yang strategis (mudah diakses), lingkungan yang mendukung (rumah sakit, perkantoran, tempat makan, atau hiburan), ditambah keamanan yang baik akan membuat nilai investasi properti kamu meningkat. Sebagus apapun properti kamu, bila tidak didukung hal-hal diatas, maka nilainya juga tidak akan bagus bila nantinya disewakan atau dijual kembali.

Yang tidak kalah penting adalah investasi properti harus menghasilkan suatu pengembangan. Bila tanah yang kamu miliki dibangun rumah atau apartemen yang kemudian kamu tinggali, maka properti tersebut tidak bisa dibilang investasi. Mengapa ? Properti yang ditinggali secara pribadi akan menghasilkan pengeluaran dan tidak memberikan pemasukan.

Sebagai saran, bila kamu punya rumah atau apartemen yang ingin kamu anggap investasi, sewakanlah. Bisa dibuat kos-kosan, kontrak tahunan, sewa harian, maupun sewa bulanan. Dari uang sewa tersebut, nominalnya dapat disebut sebagai hasil investasi properti. Pada akhirnya, kamu bisa beli unit baru atau diinvestasikan dalam produk investasi lainnya, bukan ?

BERSIAPLAH AKAN RISIKO-RISIKO INI

Investasi properti juga ada risikonya, dimulai dari risiko perawatan. Setiap bulan maupun tahun, properti perlu maintenance, mulai dari biaya listrik, air, telepon, dan sebagainya.  Bahkan setelah 5-10 tahun, kamu mungkin perlu merenovasi beberapa bagian dari properti kamu. Selain itu, bila terjadi bencana seperti kebakaran, banjir, maupun gempa bumi yang menghasilkan kerusakan yang besar, maka kamu perlu mengeluarkan biaya lagi.

Risiko lainnya adalah risiko likuiditas. Investasi properti baru akan menghasilkan bila unit tersebut dijual ataupun disewakan. Seringkali kita dapati, unit yang dimiliki bagus dan lingkungan cukup memadai, tetapi tidak ada yang mau sewa karena alasan mahal ataupun kurang strategis. Itulah kenapa, properti bisa jadi memberikan keuntungan yang tinggi, disisi lain juga dapat memberikan kerugian bila pada akhirnya unit tidak laku-laku atau tidak ada penyewa.

*

Nah, sudah pikir matang-matang untuk memulai investasi properti ? Bila lancar, kabarnya investasi properti dapat menghasilkan keuntungan 10-15% terhadap nilai unit properti per tahunnya, loh ! Tapi, jangan terburu-buru. Pikirkanlah berbagai aspek sebelum investasi properti, termasuk keuangan pribadimu. Terlebih bila kamu ingin menjadikan properti sebagai penghasilan utama. Bila sudah mantap benar, why not ?

About Greaty Kristanto

Seorang perencana, penulis, dan penikmat hidup yang gemar akan travelling, kuliner, dan uang. Dari 3 hal tersebut, seringkali terasa dinamika untuk menyampaikan hal-hal yang menyenangkan. Hal-hal tentang bagaimana membuat kombinasi antara perencanaan dan nikmatnya hidup, dalam tulisan yang dapat memberikan pengalaman bagi teman-teman pembaca.

View all posts by Greaty Kristanto →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *