5 Kondisi Keuangan untuk Tidak Ikut Promo Travel Fair

NGGAK BOLEH TRAVEL FAIR

FUNDpeople, sejak Agustus hingga beberapa minggu kedepan, banyak sekali promo travel fair yang berlangsung. Memang, kuartal 3 dalam 1 tahun merupakan momen paling ditunggu-tunggu oleh kita, khususnya mereka penggemar traveling. Traveling merupakan ajang “membahagiakan” atau mengapresiasi diri atas segala pencapaian yang telah dilakukan, mulai dari bekerja, prestasi tertentu, hingga momen bersama keluarga.

Apakah kamu termasuk salah satu dari para pemburu promo travel fair yang sedang berlangsung? Sebelum kamu ikutan travel fair tersebut, FUNDtastic kali ini mengajak kamu untuk recheck kondisi keuanganmu agar traveling kamu nantinya bukan menjadi penghambat sukses mudamu, melainkan benar-benar bermakna sebagai bentuk apresiasi dirimu.

TIDAK PUNYA DANA DARURAT

Seperti yang kita ketahui, dana darurat adalah dana jaga-jaga untuk keperluan yang benar-benar mendesak. Keperluan tersebut bisa jadi disebabkan oleh adanya beberapa faktor, seperti kehilangan pekerjaan, risiko kesehatan, risiko kecelakaan, maupun kebutuhan mendadak lainnya. Dengan adanya dana darurat, diharapkan dapat membantu kita untuk menjaga arus kas bulanan yang sehat.

Sayangnya, banyak ditemukan milenial tidak memiliki dana darurat. Mereka menyebut dana darurat sebagai “tabungan”. Namun dalam kenyataannya, mereka tidak paham akan konsep dana darurat untuk keperluan mendesak tersebut. Mereka tidak dapat mengelompokan “keperluan mendesak” dengan “keinginan semata”. Kalau sudah begini, siapa yang salah? Gaji yang kurang atau kita yang tidak dapat menahan keinginan?

Bukan berarti tidak boleh memenuhi keinginan. Tetapi, keinginan sebaiknya tidak dipenuhi dari dana darurat, melainkan anggaran diluar pos tabungan dan investasi. Oleh karena itu, ada baiknya kamu mulai menabung dana daruratmu terlebih dulu sebelum ikutan promo travel fair. Kamu tentu tidak tau apa yang akan terjadi pada saat atau setelah kamu pergi traveling, bukan? Bukan bermaksud menakuti, tetapi setidaknya pikirkanlah hal itu dulu. Toh, untuk dirimu sendiri, kan?

BELUM KONSISTEN INVESTASI DANA PENSIUN

Kebanyakan pula dari kita masih menyepelekan tujuan keuangan yang satu ini. Alasan miris yang sering dilontarkan adalah “kan pensiun masih lama” atau “bisa nanti-nanti lah, toh gue mau nikmatin dulu yang ada sekarang”. Berhati-hatilah, FUNDpeople! Sesungguhnya kamu sedang berada dalam arus waktu. Seperti yang telah dijelaskan pada artikel tentang dana pensiun, telat 1 tahun aja bisa berdampak cukup signifikan nantinya. 

Sebagai bentuk saran, lebih baik kamu menahan keinginan untuk ikutan promo travel fair ini dan mulai konsisten berinvestasi untuk dana pensiunmu. Kamu tau bahwa travel fair selalu ada setiap tahun, sedangkan dana pensiun tidak bisa dinanti-nanti. Bayangkan, bila kamu belum konsisten berinvestasi dana pensiun dan kamu nanti harus menanggung risikonya, apakah kamu yakin ada yang peduli denganmu? Apakah kamu berencana menjadikan keturunan, saudara, maupun kerabatmu sebagai bentuk financial freedom-mu?

TUJUAN KEUANGAN YANG HARUS KAMU WUJUDKAN

Apakah saat ini kamu memiliki tujuan keuangan yang ingin sekali diwujudkan? Sudah mengatur kapan harus terwujud? Apakah sudah mulai komitmen untuk mewujudkannya? Tentu saja komitmen tidak cukup, perlu aksi nyata dari komitmen tersebut agar tidak jadi wacana. Mulai punya rumah, mobil, naik haji, jalan-jalan sama keluarga, semua perlu dipersiapkan. Apakah kamu sudah konsisten menjalani anggaran investasi untuk tujuan keuanganmu ini? Tentu saja, kamu bisa pilih, mau jalan-jalan karena tidak ingin ketinggalan promo kali ini atau mau tujuan keuanganmu yang kamu idamkan itu segera terwujud.

BANYAK HUTANG MENUMPUK!

Salah satu penyakit keuangan yang tidak pernah sembuh dari sekitar kita adalah tumpukan hutang. Tentu saja, tumpukan hutang disebabkan tidak adanya rencana keuangan yang matang, ketidakmampuan bayar, hingga gelap mata karena keinginan semata dan gengsi. Bila kamu sedang memiliki banyak hutang dan arus kas yang tidak sehat, lebih baik lupakan dulu promo travel fair tersebut.

Ada 2 jenis hutang, yakni hutang baik dan hutang buruk. Hutang baik adalah hutang yang dapat membawa arus kas positif dalam keuangan kita, misalkan berhutang beli kendaraan untuk ojek online, berhutang renovasi rumah untuk dibuat kontrakan atau kos-kosan, berhutang beli hape untuk buka online shop. Sedangkan hutang buruk adalah hutang yang menambah beban arus kas bulanan kita, seperti hutang beli hape keluaran terbaru, hutang beli mobil untuk jalan-jalan karena gengsi, dan sebagainya. Nah, hutang yang kamu jalani sekarang, termasuk kategori hutang mana? 

Kalau hutang buruk, sebaiknya segera lunasi karena nantinya akan menambah beban. Tentu kamu sudah paham dengan adanya bunga bulan berjalan dan bunga denda keterlambatan bayar, kan? Bunga bulan berjalan maupun bunga denda sama-sama dapat mengurangi asetmu. Bayangkan bila sebenarnya nominal bunga tersebut ternyata bisa jadi aset investasimu. Sebagai contoh 100 ribu saja per bulan dalam reksa dana pendapatan tetap dengan return tahunan 8%, dalam 5 tahun akan menjadi 7,35 juta. Bisa buat jalan-jalan ke Bali, kan?

CICILAN TRAVEL FAIR MEMBERATKAN ARUS KAS BULANAN

4 alasan diatas ternyata sudah aman? Coba cek 1 alasan ini. Nggak ada salahnya kan, berkunjung ke travel fair untuk sekadar tahu kisaran harga destinasi yang ingin kamu tuju? Survei merupakan salah satu faktor utama sebelum melakukan transaksi sebagai bentuk perencanaan keuangan yang baik. Dengan mengetahui kisaran harga dan ketentuan promo, kamu dapat merencanakan dan menyesuaikan dengan kondisi keuangan kamu.

Setelah melakukan survei, tentu kamu akan mendapati : nominal cashback, tawaran cicilan, nominal harga destinasi beserta paketnya, maupun dana yang harus kamu siapkan untuk paket lengkap bepergian ke destinasi tersebut. Kemudian, apa yang harus kamu lakukan? PENYESUAIAN. Lakukan penyesuaian dengan kondisi keuangan kamu. Apakah nominal tersebut masih dapat menyisakan dana untuk pemakaian bulananmu? Apakah nominal cicilan akan memberatkan arus kas bulanan nantinya? Apakah ambil sekarang akan terkesan “maksa banget”? Semuanya, kamu yang rasakan, kamu yang tentukan.

*

Nah, kira-kira kamu sekarang ada di kondisi keuangan yang mana? Dari 5 alasan tersebut, berapa alasan yang cocok dengan kondisi keuanganmu saat ini? Bukan berarti, kamu tidak boleh traveling, loh. Kamu tentu saja bisa traveling, asal terencana dengan baik. Masih bingung gimana ngatur keuanganmu? Bikin konsultasi aja dengan dokter keuanganmu di bagian KONSULTASI aplikasi FUNDtasticmu biar bisa ngatur keuangan buat jalan-jalan segera.

Your money : to be asset or to be gone, you decide!

About Greaty Kristanto

Seorang perencana, penulis, dan penikmat hidup yang gemar akan travelling, kuliner, dan uang. Dari 3 hal tersebut, seringkali terasa dinamika untuk menyampaikan hal-hal yang menyenangkan. Hal-hal tentang bagaimana membuat kombinasi antara perencanaan dan nikmatnya hidup, dalam tulisan yang dapat memberikan pengalaman bagi teman-teman pembaca.

View all posts by Greaty Kristanto →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *